Kali Ini Saya Akan Memposting Tentang Hardware yang digunakan untuk akses Internet,Langsung aja Ke Postnya



1. Komputer
Perangkat keras yang paling utama untuk mengakses jaringan internet adalah computer. Selain  komputer masih terdapat perangkat lain yang dapat digunakan untuk mengakses  jaringan komputer, seperti notebook, PDA, handphone dan lain-lain. Sebuah komputer dapat digunakan untuk mengakses jaringan internet harus memenuhi syarat-syarat tertentu seperti kecepatan processor, kapasitas harddisk, dan masih banyak yang lain.

2. Modem
Modem merupakan suatu perangkat keras untuk komunikasi tambahan bagi computer,  berfungsi untuk mengkonversikan signal analog (telepon) menjadi signal digital (komputer) dan demikian juga sebaliknya. Signal digital ialah signal elektronik, yang diwakili oleh angka 0 dan angka 1, angka 1 mewaili signal hidup dan angka 0 mewakili signal mati. Dengan demikian signal kombinasi angkalah sebuah komputer mampu mengkonversi data menjadi bentuk teks, grafik dan sebagainya. Sedangkan signal analog merupakan bentuk gelombang bunyi melalui kabel elektrik/telepon. Jenis-jenis modem adalah sebagai berikut ini :

a.       Modem Internal
Modem Internal terpasang langsung di dalam CPU. Secara fisik modem internal berupa sebuah card yang tertancap pada salah satu slot ekspansi pada mainboard, biasanya pada slot ISA atau PCI.

b.      Modem Eksternal
Modem Eksternal merupakan alat yang diletakkan di luar system unit computer. Dengan modem inilah computer dapat terhubung ke internet dan berkomunikasi dengan orang lain di tempat yang berbeda. Kelebihan modem jenis ini jika kalian ingin memutuskan sambungan internet tidak harus mematikan system unit computer, hanya dengan mematikan modem yang ada di luar. Modem eksternal dihubungkan ke CPU melalui port COM atau USB. Keuntungan penggunaan modem jenis ini adalah portabilitasnya yang cukup baik sehingga gampang dipindah-pindah untuk digunakan di computer lain.

3. Jaringan Komunikasi
Selain peralatan diatas, satu hal yang tak kalah penting untuk dapat mengakses jaringan internet adalah jaringan komunikasi. Jaringan komunikasi yang dapat digunakan untuk akses internet yaitu :

a.       Kabel Telepon
Telepon merupakan saluran komunikasi untuk mentransfer data. Sarana komunikasi ini penting untuk menghubungkan computer dengan jaringan internet.

b.   Jaringan seluler GSM (Global System for Mobile Communications) dan CDMA (Code Division Multiple Access)selain digunakan untuk keperluan telepon, hamper semua jaringan seluler GSM dan CDMA dapat digunakan untuk mengakses internet.

c.       Jaringan kabel optic (TV Kabel)

d.      Satelit (VSAT)


Sekian Post saya,sampai bertemu Lain Kesempatan  :)


Hai Kali Ini Saya Akan Mengenalkan Kepada Anda Gaya Berpacaran Orang-Orang Jepang
Tanpa Banyak Bicara Cekidot  :D



1. Moment kokuhaku (penembakan)

Di Jepang moment nembak cewek namanya Kokuhaku, biasanya sebelum menyatakan cinta, seorang cowok bakal ngajak temen cewenya buat jalan rame2 sama temen2 lain. Nah waktu dalam perjalanan pulang dari jalan-jalan itulah, si cowok bakal nembak cewek yang disukainya.


2. Tidak bilang cinta, Cuma bilang suka
Pasangan pacaran di Jepang nggak pernah bilang Aishiteru (cinta) ke pasangannya. Mereka Cuma bilang Daisuki (suka banget) ke pasangannya. Hal ini karena ungkapan aishiteru hanya diungkapkan pria kepada wanita jika mereka sudah memutuskan akan melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.

3. First date  di Restaurant mewah
Nah, ketika baru saja menjadi pasangan, cowok Jepang akan mengajak pacarnya untuk kencan pertama di sebuah Restaurant mewah. Kalo kencan-kencan selanjutnya sih boleh ajja jalan-jalan ke mall atau nonton bareng.
4. Tidak menjemput pasangan
Tradisi antar jemput pasangan di Jepang dengan di Indonesia ga sama. Karne di Jepang sebagian besar penduduknya menggunakan kereta sebagai sebagai sarana transportasi, maka pasangan pacaran lebih banyak bertemu di stasiun daripada menjemput ke rumah pasangannya. Begitu juga waktu pulang ngedate, cowok ga akan mengantar ceweknya nyampe rumah, mereka akan berpisah di stasiun. Ketika suda sampai di rumah masing-masing, si cowok bakal sms cewenya buat memastikan ceweknya nyampe rumah dengan keadaan selamat.

5. Tidak ada istilah traktir
Nah yang satu ini kayanya harus ditiru nih sama pasangan pacaran di Indonesia. Di Jepang ga ada tradisi cewek makan dibayarin cowoknya. Abis makan ya bayar sendiri2. Hehe, jadi hemat kan kalo pacaran kaya gini :D

6. Tidak mengenalkan ke orang tua sampe memutuskan untuk menikah
Di Jepang, mengenalkan pasangan ke orang tua ga akan dilakukan sampe bener2 serius dan memutuskan untuk menikah.


Gimana Menurut Kalian,Beda Gak Sama Budaya Indonesia???

Sumber:j-cul.com
1. Kerja Keras



Jepang seperti diketahui orang seluruh dunia adalah bangsa yang rajin. Sesusah-susahnya hidup orang rajin tidak akan pernah kelaparan. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama.







Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Hal ini menyebabkan banyak karyawan di jepang yang meninggal karena kelelahan bekerja.


2. Budaya Malu






Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.



3. Hidup Hemat



Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.


4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics.



Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.


Sebenarnya Masih Banyak Lagi Contoh Sikap Orang Jepang Yang Wajib Ditiru.
Kita Bertemu Di Lain Kesempatan  ^_^

SAYONARA  ^_^
Next PostNewer Posts Home